Langsung ke konten utama

sebuah usaha melupakan I

Terkadang kita butuh orang yang paham dunia kita orang yang sekian dengan kita yang kita butuhkan hanyalah orang yang mau menerima dunia kita.

seseorang itu kamu.😇😇

       Apa yang kita jalani hari ini tak pernah kurencanakan. tiba-tiba saja waktu mempertemukan kita. kamu dan aku sepakat untuk menjalin hati. Menumbuhkan perasaan.kita belajar satu sama lain. Aku berusaha memahami sifatmu yang masih asing untukku. Begitupun kamu, yang dengan senang hati menerima duniaku. Hal yang barangkali jarang atau belum pernah kamu temui sama sekali. Kita dua orang yang tak sehobby. Aku suka hal yang sepi, tidak terlalu suka keramaian. Jikapun untuk menikmati waktu denganmu, aku lebih suka menghabiskan waktu berdua saja. Menikmati angin yang bertiup lembut. Atau menatap senja di ujung pantai yang tak begitu ramai. Sementara kamu lebih  suka hal sebaliknya. Kamu suka hal-hal yang heboh, sesuatu yang meriah. Kamu suka tempat-tempat yang tidak membuatku nyaman sebelumnya.
     Beberapa kali kita harus belajar keras saling memhami. Kamu belum paham duniaku. Aku juga tak begitu paham duniamu. Kita sampai berdebat hal-hal yang sebenarnya tak perlu kita debatkan. Tetapi yang aku suka darimu, kamu mau belajar tenang. Meski kita belum menemukan pemahaman yang sama. kamu mau belajar menerima duniaku. Itu yang membuatku juga ingin belajar memahami duniamu. hal-hal yang tak pernah kulalui sebelumnya. Meski pada akhirnya, aku menyadari satu hal  penting untuk kita. waktu telah menautkan hati kita. Hal yang harus kamu dan aku jalani bukan tentang memahami duniaku saja, atau duniamu saja. Namun, kita harus belajar menciptakan dunia yang baru dunia kita.

       Sebagai orang yang menekuni kegiatan tulis menulis sejak beberapa tahun lalau. Aku pernah berkeinginan punya kekasih yang sehoby denganku. Namun, tuhan mengirimkan kamu kamu kepadaku. Bukan orang yang berkegiatan menekuni tulis enulis. Kamu malah menekuni kegiatan masak-memasak.Ya, kamu suka memasak untuk orang-orang. Kamu pernah berkata kepadaku, memasak membuatmu merasa bahagia. Sama seperti aku. Menulis membuatku tidak menjadi orang gila. Sejak hari itu aku mengerti satu hal lagi. Terkadang, kita tidak butuh orang yang paham dunia kita. Orang yang sekegiatan dengan kita. Yang kita butuhkan hanyalah orang yang mau menerima dunia kita. Yang mau sama-sama belajar saling memahami. Meski sebelumnya tidak tahu apa pun satu sama lain.
       Kini kita telah sepakat untuk tetap menjadi apa yang sudah kita miliki. Meski beberapa kali tetap berdebat untuk hal-hal yang belum sepenuhnya kita pahami. Tak mengapa, itu wajar saja. Selama kamu dan aku percaya satu hal. Sehebat apapub kita berdebat, percayalah, rasa sayang yang kita punya jauh lebih besar dari pada itu. Hal yang harus membuat kita kembali menyadari, kita tidak boleh lama-lama merawar emosi buruk. Agar apapun yang kita juga tetap terawat dan berbahagia. Dulu , aku pernah membayangkan hidup dengan seseorang yang sama-sama menulis buku. Namun kini, aku selalu membayangkan, kelak saat aku menulis buku. Ada seseorang yang menyediakan makanan untukku. dan orang itu adalah kamu.


                                                                                                                              Boy Candra :10-13


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bersabarlah Saat Allah Menghadapkanmu Pada Ujian Berat, Karena Artinya Allah Menganggapmu Orang yang Hebat

Kadang kita mengeluh tanpa henti saat ujian Allah timpakan dengan begitu sangat, padahal hakekatnya ujian adalah jalan agar kita bisa lebih tenang berdua hanya dengan Allah, baik dalam sujud panajang atau didalam doa. Maka, sabarlah wahai hati yang sedang merana sebab masalah yang tak kunjung selesai. Karena bila Allah memelukmu erat dengan ujian, itu artinya Allah begitu menyangimu. Ujian Allah Timpakan, Agar Kamu Lebih Mendekat Kepada-Nya Karena ujian Allah timpakan kepadamu, tak lain agar kamu lebih mendekat kepada-Nya. Maka, seharusnya yang kamu lakukan saat ujian-Nya begitu memberatkanmu adalah mendekat pada-Nya. Adukan apapun yang kamu rasakan, dan pasrahlah dengan penuh kerendahan hati, karena dengan demikian Allah pasti akan mendekapmu agar tenang dengan rahmat-Nya. Allah Akan Menguji Seorang Hamba, Bila Hamba Tersebut Memang Allah Sayangi Allah akan menguji seorang hambanya, bila hamba tersebut memang Allah sayangi. Maka artinya saat kamu dihadapkan...

Orang Ketiga Itu Pasti Ada, Dia Hanya Menjadi Alat Penguji Apakah Kita Mampu Setia Atau tidak

Jika kamu sadar bahwa orang ketiga itu hanyalah alat penguji untuk kesetiaan kalian. Tak perlu menyalahkan seseorang yang hadir diantara kamu dan pasanganmu. Dia hanya sebagai alat penguji saja, apakah kalian mampu untuk tetap setia atau malah sebaliknya, mana mungkin kalian akan menyalahkan. Mau ada orang ketiga atau orang kesepuluh sekalipun jika pribadi kalian memang setia maka tidak akan pernah berpaling. Tergantung Kitanya Aja Ngasih Jalan Atau Gak, Karena Orang Ketiga Itu Pasti Ada Kalau kita ngasih jalan ia bakalan masuk dalam kehidupan kalian tetapi kalau kalian tidak ngasih jalan, sampai kapan pun dia tidak akan pernah merusak dan masuk ke dalam kehidupan kalian. Tak perlu panjang lebar untuk membahasnya, semuanya hanya tergantung pada diri kalian masing-masing, ingin membukakan pintu atau tidak,itu saja. Kesetiaan Itu Datang Dari Diri Sendiri, Bukan Datang Dari Orang Ketiga Karena sebenarnya kesetiaan itu tidak perlu di takuti hanya karena datangnya orang keti...

Jangan Tangisi Kesulitan, Hadapi Dengan Kesabaran, dan Yakinlah Kamu Mampu Jika Dengan Allah

Tidak ada yang bisa menyangkal kesulitan yang telah Allah tetapkan kepada kita, hanya saja kita bisa tetap baik-baik saja dalam kesulitan yang menimpa dikala kita mampu tidak menyerah dan yakin bahwa kita bersama Allah. Lantas bagaimana dengan dia yang menangis sebab kesulitan yang terjadi? Tentu yang demikian adalah hal yang salah, karena untuk apa menangis? Sebab menangis tidak akan membuat kita keluar dari kesulitan itu sendiri. Ingat, kesulitan tidak akan selesai bila hanya ditangisi dan diratapi, namun dikala kita mampu menghadapinya dengan rasa sabar dan yakin bahwa dengan Allah kita bisa, sungguh jalan mudah akan kita temui. Tidak Ada yang Sulit Jika Kita Mampu Bersabar, Sebab Kesabaran Akan Membawa Pada Kemenangan Karena tidak akan pernah ada kata sulit yang hinggap di pikiran mauupun di hati kita, jika kita mampu untuk bersabar atas segala hal yang telah menjadi takdir-Nya. Maka bersabarlah sebanyak-banyaknya, hingga keyakinan kepada Allah itu tumbuh de...