Langsung ke konten utama

Adat Desa Pusar

Nama : Oktrin Reflessia
Npm : 1822006
Kelas : A2.1



Puyang Panjang
    Adat istiadat yang ada di desa pusar salah satunya yaitu menyembelih kambing hitam dalam suatu pernikahan. Konon ceritanya, setiap laki-laki yang menikah dengan perempuan yang berasal dari desa pusar (asli) harus menyembelih kambing hitam. Hal ini sudah menjadi adat istiadat desa pusar sejak zaman nenek moyang terdahulu.
    Menurut kisahnya pada zaman dahulu nenek moyang desa pusar yaitu yang bernama Muhammad Yusuf, memiliki dua adik perempuan. Mereka hidup tentram dan bahagia, sebagai kakak tertua nenek moyang sangat bertanggung jawab dalam mengurus kedua adik perempuannya. Muhammad sangat menyayangi kedua adiknya. Setelah beranjak dewasa kedua adik perempuannya memutuskan untuk menikah. Yang mana calon suami adik perempuannya ini semuanya warga desa lain.
    Pada suatu ketika nenek moyang ini ingin menghadiri pernikahan adiknya yang jauh di desa seberang. Kita tahu bahwa zaman dahulu belum ada kendaraan, jadi nenek moyang hadir ke sana dengan berjalan kaki. Setibanya di tempat pernikahan adiknya nenek moyang di usir dan tidak dihargai sama sekali bahkan di caci maki. Maka dari kejadian tersebut membuat nenek moyang desa ini menjadi marah dan bersumpah,”Apabila ada seorang lelaki yang ingin menikah dengan  perempuan yang berasal dari desa pusar (asli) harus memotong kambing hitam di atas kuburanKu,” apabila tidak dilaksanakan maka pernikahannya tidak akan bahagia dan keluarga yang menikah itu (istri, suami, anak bahkan cucunya akan mendapat musibah). Musibah ini dapat langsung terjadi setelah menikah beberapa hari atau pun setelah menikah beberapa tahun.
Hingga sekarang sumpah itu menjadi adat istiadat dari desa tersebut. Banyak orang yang tidak percaya akan hal ini sehingga dia melanggar kewajiban yang sudah menjadi tradisi dari desa ini, bahkan ada yang mengatakan bahwa adat ini sama dengan menduakan tuhan. Tapi apa yang terjadi akibat dari ketidak percayaan tersebut membuat orang yang melanggarnya terkena sumpah nenek moyang. Dan setelah kejadian itu membuat orang percaya akan hal tersebut,sampai sekarang adat menyembelih kambing hitam masih menjadi tradisi didesa pusar.
Setelah puyang meninggal dunia, beliau dimakamkan dipekuburan desa pusar yang terletak di kampung satu. Konon berdasarkan cerita warga zaman dahulu, kuburan puyang diberi atap oleh para penduduk setempat. Namun ajaib nya kuburan tersebut terus memanjang bahkan hampir ke pinggir jalan. Warga mengira kuburan puyang memanjang karena diberi atap, oleh sebab itu penduduk membongkar atap tersebut. Setelah kuburan sudah tidak beratap kuburan tersebut tidak lagi memanjang. Dengan adanya kejadian demikian maka dari dulu hingga sekarang kuburan tersebut dijuluki dengan sebutan kuburan puyang panjang. Karena keanehan dan keunikan kejadian itu, cerita tersebut tersebar luas sampai sekarang ini pun kuburan tersebut diketahui oleh banyak orang bahkan warga desa lain mengetahui cerita tentang puyang panjang.
Semua warga desa pusar sangat menghormati puyang panjang mereka menganggap puyang merupakan orang yang pertama kali menempati desa pusar dan menjadi pemimpin desa pusar pada zaman dahulu sehingga desa pusar dapat menjadi desa yang aman dan tentram. Setiap hari penduduk desa setempat selalu membersihkan kuburan puyang panjang dan berziarah ke kuburannya. Setiap warga yang berencana mengadakan pernikahan, acara yasinan, ketika menjelang hari raya, ruwahan, dan lain sebagainya, sebelum acara tersebut terlebih dahulu warga setempat berziarah ke makam puyang panjang. Konon ziarah tersebut merupakan adat desa pusar yang merupakan permohonann izin ketika ingin mengadakan suatu acara atau berbagi kebahagiaan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bersabarlah Saat Allah Menghadapkanmu Pada Ujian Berat, Karena Artinya Allah Menganggapmu Orang yang Hebat

Kadang kita mengeluh tanpa henti saat ujian Allah timpakan dengan begitu sangat, padahal hakekatnya ujian adalah jalan agar kita bisa lebih tenang berdua hanya dengan Allah, baik dalam sujud panajang atau didalam doa. Maka, sabarlah wahai hati yang sedang merana sebab masalah yang tak kunjung selesai. Karena bila Allah memelukmu erat dengan ujian, itu artinya Allah begitu menyangimu. Ujian Allah Timpakan, Agar Kamu Lebih Mendekat Kepada-Nya Karena ujian Allah timpakan kepadamu, tak lain agar kamu lebih mendekat kepada-Nya. Maka, seharusnya yang kamu lakukan saat ujian-Nya begitu memberatkanmu adalah mendekat pada-Nya. Adukan apapun yang kamu rasakan, dan pasrahlah dengan penuh kerendahan hati, karena dengan demikian Allah pasti akan mendekapmu agar tenang dengan rahmat-Nya. Allah Akan Menguji Seorang Hamba, Bila Hamba Tersebut Memang Allah Sayangi Allah akan menguji seorang hambanya, bila hamba tersebut memang Allah sayangi. Maka artinya saat kamu dihadapkan...

Orang Ketiga Itu Pasti Ada, Dia Hanya Menjadi Alat Penguji Apakah Kita Mampu Setia Atau tidak

Jika kamu sadar bahwa orang ketiga itu hanyalah alat penguji untuk kesetiaan kalian. Tak perlu menyalahkan seseorang yang hadir diantara kamu dan pasanganmu. Dia hanya sebagai alat penguji saja, apakah kalian mampu untuk tetap setia atau malah sebaliknya, mana mungkin kalian akan menyalahkan. Mau ada orang ketiga atau orang kesepuluh sekalipun jika pribadi kalian memang setia maka tidak akan pernah berpaling. Tergantung Kitanya Aja Ngasih Jalan Atau Gak, Karena Orang Ketiga Itu Pasti Ada Kalau kita ngasih jalan ia bakalan masuk dalam kehidupan kalian tetapi kalau kalian tidak ngasih jalan, sampai kapan pun dia tidak akan pernah merusak dan masuk ke dalam kehidupan kalian. Tak perlu panjang lebar untuk membahasnya, semuanya hanya tergantung pada diri kalian masing-masing, ingin membukakan pintu atau tidak,itu saja. Kesetiaan Itu Datang Dari Diri Sendiri, Bukan Datang Dari Orang Ketiga Karena sebenarnya kesetiaan itu tidak perlu di takuti hanya karena datangnya orang keti...

Jangan Tangisi Kesulitan, Hadapi Dengan Kesabaran, dan Yakinlah Kamu Mampu Jika Dengan Allah

Tidak ada yang bisa menyangkal kesulitan yang telah Allah tetapkan kepada kita, hanya saja kita bisa tetap baik-baik saja dalam kesulitan yang menimpa dikala kita mampu tidak menyerah dan yakin bahwa kita bersama Allah. Lantas bagaimana dengan dia yang menangis sebab kesulitan yang terjadi? Tentu yang demikian adalah hal yang salah, karena untuk apa menangis? Sebab menangis tidak akan membuat kita keluar dari kesulitan itu sendiri. Ingat, kesulitan tidak akan selesai bila hanya ditangisi dan diratapi, namun dikala kita mampu menghadapinya dengan rasa sabar dan yakin bahwa dengan Allah kita bisa, sungguh jalan mudah akan kita temui. Tidak Ada yang Sulit Jika Kita Mampu Bersabar, Sebab Kesabaran Akan Membawa Pada Kemenangan Karena tidak akan pernah ada kata sulit yang hinggap di pikiran mauupun di hati kita, jika kita mampu untuk bersabar atas segala hal yang telah menjadi takdir-Nya. Maka bersabarlah sebanyak-banyaknya, hingga keyakinan kepada Allah itu tumbuh de...