Langsung ke konten utama

Kalau Beneran Sayang Jangan Cuma Bikin Nyaman, Tapi Berilah Dia Kepastian yang Jelas

Dear untukmu wahai lelaki, kalau sudah beneran sayang jangan cuma bikin dia nyaman saja, tapi berilah dia kepastian yang jelas, berilah dia kasih sayang yang mendatangkan kasih sayang dan Ridho dari Allah.


Jangan hanya buai dia dengan cinta yang akhirnya membuatnya hina didepan Rabb-nya, jangan ajak dia meninggalkan Rabb-nya, karena sungguh cinta yang sesungguhnya tidak bergelut dalam kemaksiatan.

Percuma Rasa Sayangmu Kepadanya, Jika Itu Hanya Bualan dan Akhirnya Menyisakan Luka Saja Baginya

Dan percuma rasa sayang yang kamu persembahkan kepadanya jika hanya perkataan semu belaka, karena untuk apa bermain cinta jika semua yang kamu katakan akhirnya hanya bualan dan menyisakan luka.

Ketahuilah, cinta itu tidak cukup hanya dengan kata-kata manis seperti “aku sayang kamu”, karena cinta yang sebenarnya butuh dibuktikan dengan tindakan memiliki dalam akad pernikahan.

Mencintai Tidak Sebercanda Itu, Karena Cinta yang Sesungguhnya Membutuhkan Tanggung Jawab Pada Orangtuanya

Sebab, mencintai memang tidak sebecanda itu, karena logikanya apa guna kata-kata yang kelur dari bibir berkali-kali jika dalam hati tidak ada niatan untuk memiliki.

Karena cinta yang sesungguhnya membutuhkan tanggung jawab, membutuh keberanian untuk memiliki, dan membutuhkan pengikat sakaral yang dinamakan “ijab qabul”.

Jika Tidak Ada Niat Untuk Menikahinya, Jangan Buai Dia Dengan Kata-kata Manis yang Akhirnya Hanya  menyakitinya


Sungguh tidak sedikit lelaki membuai wanitanya dengan kata dan janji manis tanpa ikatan pasti, hingga akhirnya hanya luka yang dia berikan kepada wanita yang disebutnya “cintaku”.

Kamu Haruslah Tahu, Hati Wanita Lebih Lembut Dari Lelaki Jika Soal Perasaan, Maka Pastikan Kamu Tak Mempermainkannya

Jadi kamu haruslah tahu wahai lelaki, hati wanita itu lebih rapuh dari lelaki jika soal perasaan, dia terlalu mudah membayangkan masa depan, dan dia pula terlalu mudah merasakan kecewa.

Lantas, hati-hatilah selalu kepada seorang wanita, jika tidak ada niatan untuk menikahinya maka jangan dekati dia dengan kiyasan kata “jalani saja dulu”, sungguh inilah kata terbulsyit laki-laki yang tak ada tanggung jawab.

Jangan Mengajaknya Mengkhayal Masa Depan, Jika Kamu Sendiri Tak Ada Niatan Untuk Menyambut Masa Depan Bersamanya

Dan intinya, jangan pernah megajak seorang wanita itu mengkhayal tentang masa depan, jika memang kamu sendiri tiada niatan untuk menyambut masa depan bersamanya.


Jagalah perasaan dan hati seorang wanita, bukan hanya karena hati wanita lebih lemah dari lelaki, tapi lebih kepada melindungi harga dirimu sebagai calaon pemimpin yang seharusnya selalu gagah dengan tanggungjawabnya.

Alangkah lebih baik jika kenyamanan itu tercipta didalam rumahtangga bukan pacaran.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bersabarlah Saat Allah Menghadapkanmu Pada Ujian Berat, Karena Artinya Allah Menganggapmu Orang yang Hebat

Kadang kita mengeluh tanpa henti saat ujian Allah timpakan dengan begitu sangat, padahal hakekatnya ujian adalah jalan agar kita bisa lebih tenang berdua hanya dengan Allah, baik dalam sujud panajang atau didalam doa. Maka, sabarlah wahai hati yang sedang merana sebab masalah yang tak kunjung selesai. Karena bila Allah memelukmu erat dengan ujian, itu artinya Allah begitu menyangimu. Ujian Allah Timpakan, Agar Kamu Lebih Mendekat Kepada-Nya Karena ujian Allah timpakan kepadamu, tak lain agar kamu lebih mendekat kepada-Nya. Maka, seharusnya yang kamu lakukan saat ujian-Nya begitu memberatkanmu adalah mendekat pada-Nya. Adukan apapun yang kamu rasakan, dan pasrahlah dengan penuh kerendahan hati, karena dengan demikian Allah pasti akan mendekapmu agar tenang dengan rahmat-Nya. Allah Akan Menguji Seorang Hamba, Bila Hamba Tersebut Memang Allah Sayangi Allah akan menguji seorang hambanya, bila hamba tersebut memang Allah sayangi. Maka artinya saat kamu dihadapkan...

Orang Ketiga Itu Pasti Ada, Dia Hanya Menjadi Alat Penguji Apakah Kita Mampu Setia Atau tidak

Jika kamu sadar bahwa orang ketiga itu hanyalah alat penguji untuk kesetiaan kalian. Tak perlu menyalahkan seseorang yang hadir diantara kamu dan pasanganmu. Dia hanya sebagai alat penguji saja, apakah kalian mampu untuk tetap setia atau malah sebaliknya, mana mungkin kalian akan menyalahkan. Mau ada orang ketiga atau orang kesepuluh sekalipun jika pribadi kalian memang setia maka tidak akan pernah berpaling. Tergantung Kitanya Aja Ngasih Jalan Atau Gak, Karena Orang Ketiga Itu Pasti Ada Kalau kita ngasih jalan ia bakalan masuk dalam kehidupan kalian tetapi kalau kalian tidak ngasih jalan, sampai kapan pun dia tidak akan pernah merusak dan masuk ke dalam kehidupan kalian. Tak perlu panjang lebar untuk membahasnya, semuanya hanya tergantung pada diri kalian masing-masing, ingin membukakan pintu atau tidak,itu saja. Kesetiaan Itu Datang Dari Diri Sendiri, Bukan Datang Dari Orang Ketiga Karena sebenarnya kesetiaan itu tidak perlu di takuti hanya karena datangnya orang keti...

Jangan Tangisi Kesulitan, Hadapi Dengan Kesabaran, dan Yakinlah Kamu Mampu Jika Dengan Allah

Tidak ada yang bisa menyangkal kesulitan yang telah Allah tetapkan kepada kita, hanya saja kita bisa tetap baik-baik saja dalam kesulitan yang menimpa dikala kita mampu tidak menyerah dan yakin bahwa kita bersama Allah. Lantas bagaimana dengan dia yang menangis sebab kesulitan yang terjadi? Tentu yang demikian adalah hal yang salah, karena untuk apa menangis? Sebab menangis tidak akan membuat kita keluar dari kesulitan itu sendiri. Ingat, kesulitan tidak akan selesai bila hanya ditangisi dan diratapi, namun dikala kita mampu menghadapinya dengan rasa sabar dan yakin bahwa dengan Allah kita bisa, sungguh jalan mudah akan kita temui. Tidak Ada yang Sulit Jika Kita Mampu Bersabar, Sebab Kesabaran Akan Membawa Pada Kemenangan Karena tidak akan pernah ada kata sulit yang hinggap di pikiran mauupun di hati kita, jika kita mampu untuk bersabar atas segala hal yang telah menjadi takdir-Nya. Maka bersabarlah sebanyak-banyaknya, hingga keyakinan kepada Allah itu tumbuh de...