Langsung ke konten utama

Yang Baik Tidak Akan Pernah Pergi, Jika Dia pergi Berarti Dia Bukan yang Terbaik

Sudahlah jangan bersedih, jangan lagi terpaku dengan masa lalu yang menyakitimu, semakin kamu mengingatnya maka akan semakin menyakiti hatimu.


Allah tahu kamu bersedih, Allah tahu kamu kecewa, tapi Allah tentu tidak akan tinggal diam melihat keadaanmu, Dia pasti telah mempersiapkan sesuatu yang indah untukmu.

Dan apakah kamu tahu, yang baik tidak akan pernah pergi, yang baik tidak akan Allah beri jalan untuk jauh darimu, dan jika akhirnya dia pergi maka berarti bukan dia yang terbaik untukmu.

Apapun yang Terjadi Jangan Sampai Membuat Semangatmu Redup, Yakinlah Kepergiannya Hanya Pintu Datangnya yang Lebih Baik

Oleh sebab itu, appaun yang terjadi dalam hidupmu jangan sampai membuat semangatmu redup, kembalilah membenahi hati, kamu harus bangkit dari keterpurukanmu, yakinlah bahwa kepergiannya hanya pintu datangnya yang lebih baik.

Allah Mungkin Menyuruhnya Pergi, Sebab Tahu Bukan Dia Orangnya yang Akan Membuatmu Bahagia Seutuhnya

Memang benar, Allah mungkin telah menyuruhnya pergi, sebah Allah memang sudah tahu bahwa bukan dia orangnya yang akan membuatmu benar-benar bahagia seutuhnya.

Lalu untuk apa Allah mempertemukan, jika akhirnya dipisahkan? itulah jalan menuju kebahagiaanmu yang sesungguhnya, kadang kamu harus merasakan pedihnya ditinggalkan dulu untuk merasakan bahagia atas datangnya yang benar-benar baik.

Terimalah Keputusan Allah, Jika Kamu Percaya Dengan Kebaikan-Nya Pasti Seseorang yang Datang Jauh Lebih Baik

Untuk itu, terimalah keputusan Allah, ikhlaslah atas jalan yang diberikan-Nya kepadamu, karena jika kamu percaya dengan kebaikan-Nya maka pasti akan ada seseorang yang datang kepadmau sebagai gantinya, yang pasti dia akan lebih baik dari yang sudah pergi jauh darimu. 

Jangan Khawatirkan Apapun, Mungkin Kamu Menyayangkan Karena yang Pergi Sudah Baik, Tapi Pasti yang Akan Allah Datangkan Lebih Baik

Lantas jangan khawatirkan apapun lagi mulai dari sekarang, meski mungkin menurutmu dia begitu baik dan kamu sangat menyayangkan kepergiannya, tapi yakinlah pasti akan ada yang datang kepadamu suatu saat nanti dengan keadaannya yang jauh lebih baik dari yang kamu sayangkan kepergiannya.

Allah Mampu Melihat Masa Depanmu Dengan Baik, Sedangkan Kamu Tidak. Lantas Pasrah Saja Sama Allah Dengan Hati Ikhlas

Lagipula Allah mampu melihat masa depanmu dengan baik, Allah melihat siapa yang benar-benar pantas untuk bersama denganmu menuju masa depan, sedangkan kamu hanya bisa mengira-ngira dan berharap yang terbaik.

Jadi pasrah saja sudah sama Allah dengan hati ikhlas, lupakan tentangnya, belajarlah menerima kenyataan bahwa dia bukan untukmu, dan yakinlah bahwa akan datang seseorang yang lebih baik.

Positif thinking saja sama Allah, Jika dia pergi meninggalkanmu berarti sampai disitu jodohmu dengan dia. Semoga Allah mengganti yang lebih baik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bersabarlah Saat Allah Menghadapkanmu Pada Ujian Berat, Karena Artinya Allah Menganggapmu Orang yang Hebat

Kadang kita mengeluh tanpa henti saat ujian Allah timpakan dengan begitu sangat, padahal hakekatnya ujian adalah jalan agar kita bisa lebih tenang berdua hanya dengan Allah, baik dalam sujud panajang atau didalam doa. Maka, sabarlah wahai hati yang sedang merana sebab masalah yang tak kunjung selesai. Karena bila Allah memelukmu erat dengan ujian, itu artinya Allah begitu menyangimu. Ujian Allah Timpakan, Agar Kamu Lebih Mendekat Kepada-Nya Karena ujian Allah timpakan kepadamu, tak lain agar kamu lebih mendekat kepada-Nya. Maka, seharusnya yang kamu lakukan saat ujian-Nya begitu memberatkanmu adalah mendekat pada-Nya. Adukan apapun yang kamu rasakan, dan pasrahlah dengan penuh kerendahan hati, karena dengan demikian Allah pasti akan mendekapmu agar tenang dengan rahmat-Nya. Allah Akan Menguji Seorang Hamba, Bila Hamba Tersebut Memang Allah Sayangi Allah akan menguji seorang hambanya, bila hamba tersebut memang Allah sayangi. Maka artinya saat kamu dihadapkan...

Orang Ketiga Itu Pasti Ada, Dia Hanya Menjadi Alat Penguji Apakah Kita Mampu Setia Atau tidak

Jika kamu sadar bahwa orang ketiga itu hanyalah alat penguji untuk kesetiaan kalian. Tak perlu menyalahkan seseorang yang hadir diantara kamu dan pasanganmu. Dia hanya sebagai alat penguji saja, apakah kalian mampu untuk tetap setia atau malah sebaliknya, mana mungkin kalian akan menyalahkan. Mau ada orang ketiga atau orang kesepuluh sekalipun jika pribadi kalian memang setia maka tidak akan pernah berpaling. Tergantung Kitanya Aja Ngasih Jalan Atau Gak, Karena Orang Ketiga Itu Pasti Ada Kalau kita ngasih jalan ia bakalan masuk dalam kehidupan kalian tetapi kalau kalian tidak ngasih jalan, sampai kapan pun dia tidak akan pernah merusak dan masuk ke dalam kehidupan kalian. Tak perlu panjang lebar untuk membahasnya, semuanya hanya tergantung pada diri kalian masing-masing, ingin membukakan pintu atau tidak,itu saja. Kesetiaan Itu Datang Dari Diri Sendiri, Bukan Datang Dari Orang Ketiga Karena sebenarnya kesetiaan itu tidak perlu di takuti hanya karena datangnya orang keti...

Jangan Tangisi Kesulitan, Hadapi Dengan Kesabaran, dan Yakinlah Kamu Mampu Jika Dengan Allah

Tidak ada yang bisa menyangkal kesulitan yang telah Allah tetapkan kepada kita, hanya saja kita bisa tetap baik-baik saja dalam kesulitan yang menimpa dikala kita mampu tidak menyerah dan yakin bahwa kita bersama Allah. Lantas bagaimana dengan dia yang menangis sebab kesulitan yang terjadi? Tentu yang demikian adalah hal yang salah, karena untuk apa menangis? Sebab menangis tidak akan membuat kita keluar dari kesulitan itu sendiri. Ingat, kesulitan tidak akan selesai bila hanya ditangisi dan diratapi, namun dikala kita mampu menghadapinya dengan rasa sabar dan yakin bahwa dengan Allah kita bisa, sungguh jalan mudah akan kita temui. Tidak Ada yang Sulit Jika Kita Mampu Bersabar, Sebab Kesabaran Akan Membawa Pada Kemenangan Karena tidak akan pernah ada kata sulit yang hinggap di pikiran mauupun di hati kita, jika kita mampu untuk bersabar atas segala hal yang telah menjadi takdir-Nya. Maka bersabarlah sebanyak-banyaknya, hingga keyakinan kepada Allah itu tumbuh de...