Langsung ke konten utama

Merantau Bukan Pilihan Tapi Keadaan Yang Membuat Aku Jauh Dari Orang Yang Aku Sayang


Kebersamaan merupakan hal yang sangat berharga demi kami anak rantau, terutama kebersamaan bersama keluarga. Keluarga merupakan salah satu bagian hidup yang sangat penting dan berarti. Memiliki kebahagiaan tersendiri saat berada di tengah-tengah mereka.
Namun apadaya keadaan yang harus memisahkan kami. Kesepian, kesendirian dan kerinduan adalah hal yang akrab dirasakan oleh kami anak rantau. Saat jauh dari orang tua, kami menyimpan permasalahan dan kerinduan kami sendiri tanpa harus bicara langsung pada mereka. Namun tidak pernah kami bagi keluh kesah yang terlalu berat itu.
Bila jauh dari orang tua, kami lebih memilih menceritakan hal yang baik-baik saja. Sebab kami tidak mau permasalahan mereka di tanah rantau semakin membebani pikiran mereka. hanya kebahagiaan seorang ibu dan bapak yang kami inginkan.

“ Ibu Dan Ayah, walaupun kita berjauhan. Aku berjanji sekuat tenaga akan membahagiakanmu. Doa di setiap sujudmu selalu menyertai setiap langkahku menuju kesuksesan itu, tunggu anakmu ini pulang!”


Merantau bukanlah perkara mudah. Jauh dari orang tua adalah hal yang paling sulit dijalani. Namun, berbahagialah mereka yang sedang berada di tanah rantau, semakin jauh dari orang tua, hati mereka justru semakin dekat. sempatkanlah sedikit waktu untuk menghubungi ibu.
Sejujurnya kesedihan terberat yang ada di hati anak rantau adalah jauh dari ibunya. Namun di lubuk hatinya pula, anak rantau percaya bahwa orang yang akan dia bahagiakan selain ayah adalah ibunya. Pada saat jauh dari Ibu barulah merasakan betapa berartinya seorang Ibu. Kasih sayang nya yang selalu dirindukan. Hingga suatu saat masakan Ibulah yang kami Rindukan.Yang kami harapkan hanyalah kebahagiaan dan kesehatan ibu di kampung.
Sebab ketika pulang kembali ke tanah rantau, tidak ada yang tau apakah besok masih bisa berkumpul kembali. kebersamaan bersama keluarga begitu berarti bagi kami.
Dalam diam dan kesepian kami para perantau memiliki mimpi yang sangat besar, tentu ada pengorbanan yang sangat besar. Salah satunya rindu pada tanah kelahiran. Rindu dimana kami di besarkan. Tapi kerinduanitu masih kalah dengan rindu terbesar kami kepada seorang wanita yang begitu berharga dan berarti yaitu ibu, sosok malaikat tanpa sayap.
Saat sakit menerpa jarang kami terus terang pada orang tua. Kami tidak mau mereptkan orang tua dengan banyak keluhan. Bila ditanya mengenai kabar, kami akan selalu menjawab bahwa kami selalu sehat. Itulah yang sebenarnya ada dihati anak rantau.
Hanya orang tua hebat yang merelakan anaknya pergi merantau. Orang tua tahu bahwa sangat berat melepaskan anaknya pergi ke tanah orang. Tapi disitulah kehebatan orang tua, melepaskan anaknya untuk mendapatkan pengalaman yang lebih baik dibandingkan tinggal bersamanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bersabarlah Saat Allah Menghadapkanmu Pada Ujian Berat, Karena Artinya Allah Menganggapmu Orang yang Hebat

Kadang kita mengeluh tanpa henti saat ujian Allah timpakan dengan begitu sangat, padahal hakekatnya ujian adalah jalan agar kita bisa lebih tenang berdua hanya dengan Allah, baik dalam sujud panajang atau didalam doa. Maka, sabarlah wahai hati yang sedang merana sebab masalah yang tak kunjung selesai. Karena bila Allah memelukmu erat dengan ujian, itu artinya Allah begitu menyangimu. Ujian Allah Timpakan, Agar Kamu Lebih Mendekat Kepada-Nya Karena ujian Allah timpakan kepadamu, tak lain agar kamu lebih mendekat kepada-Nya. Maka, seharusnya yang kamu lakukan saat ujian-Nya begitu memberatkanmu adalah mendekat pada-Nya. Adukan apapun yang kamu rasakan, dan pasrahlah dengan penuh kerendahan hati, karena dengan demikian Allah pasti akan mendekapmu agar tenang dengan rahmat-Nya. Allah Akan Menguji Seorang Hamba, Bila Hamba Tersebut Memang Allah Sayangi Allah akan menguji seorang hambanya, bila hamba tersebut memang Allah sayangi. Maka artinya saat kamu dihadapkan...

Orang Ketiga Itu Pasti Ada, Dia Hanya Menjadi Alat Penguji Apakah Kita Mampu Setia Atau tidak

Jika kamu sadar bahwa orang ketiga itu hanyalah alat penguji untuk kesetiaan kalian. Tak perlu menyalahkan seseorang yang hadir diantara kamu dan pasanganmu. Dia hanya sebagai alat penguji saja, apakah kalian mampu untuk tetap setia atau malah sebaliknya, mana mungkin kalian akan menyalahkan. Mau ada orang ketiga atau orang kesepuluh sekalipun jika pribadi kalian memang setia maka tidak akan pernah berpaling. Tergantung Kitanya Aja Ngasih Jalan Atau Gak, Karena Orang Ketiga Itu Pasti Ada Kalau kita ngasih jalan ia bakalan masuk dalam kehidupan kalian tetapi kalau kalian tidak ngasih jalan, sampai kapan pun dia tidak akan pernah merusak dan masuk ke dalam kehidupan kalian. Tak perlu panjang lebar untuk membahasnya, semuanya hanya tergantung pada diri kalian masing-masing, ingin membukakan pintu atau tidak,itu saja. Kesetiaan Itu Datang Dari Diri Sendiri, Bukan Datang Dari Orang Ketiga Karena sebenarnya kesetiaan itu tidak perlu di takuti hanya karena datangnya orang keti...

Jangan Tangisi Kesulitan, Hadapi Dengan Kesabaran, dan Yakinlah Kamu Mampu Jika Dengan Allah

Tidak ada yang bisa menyangkal kesulitan yang telah Allah tetapkan kepada kita, hanya saja kita bisa tetap baik-baik saja dalam kesulitan yang menimpa dikala kita mampu tidak menyerah dan yakin bahwa kita bersama Allah. Lantas bagaimana dengan dia yang menangis sebab kesulitan yang terjadi? Tentu yang demikian adalah hal yang salah, karena untuk apa menangis? Sebab menangis tidak akan membuat kita keluar dari kesulitan itu sendiri. Ingat, kesulitan tidak akan selesai bila hanya ditangisi dan diratapi, namun dikala kita mampu menghadapinya dengan rasa sabar dan yakin bahwa dengan Allah kita bisa, sungguh jalan mudah akan kita temui. Tidak Ada yang Sulit Jika Kita Mampu Bersabar, Sebab Kesabaran Akan Membawa Pada Kemenangan Karena tidak akan pernah ada kata sulit yang hinggap di pikiran mauupun di hati kita, jika kita mampu untuk bersabar atas segala hal yang telah menjadi takdir-Nya. Maka bersabarlah sebanyak-banyaknya, hingga keyakinan kepada Allah itu tumbuh de...